Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah
menulis review dari sebuah jurnal mengenai Knowledge
Management yang sebelumnya telah saya terjemahkan. Judul dari jurnal
tersebut adalah Suitable Organization Forms for Knowledge Management to
Attain Sustainable Competitive Advantage in The Renewable Energy Industry. Berikut
adalah hasil review dari jurnal tersebut.
Tujuan dari penelitian pada jurnal ini
adalah untuk mengusulkan bentuk organisasi yang sesuai pada
situasi yang berbeda guna mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan
pada sebuah perusahaan energi terbarukan di China. Perusahaan dalam industri
energi terbarukan saat ini menghadapi tantangan untuk mempertahankan daya saing
serta produktivitasnya yang disertai dengan usaha untuk meminimalkan dampak
negatif pada lingkungan. Kemampuan untuk mengelola pengetahuan adalah kunci
utama dalam proses bagi perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
Selain itu, kerangka pembelajaran yang interaktif menyediakan platform yang
dapat merespon kebutuhan akan penyesuaian dalam ketidakpastian waktu yang tinggi.
Penelitian ini kemudian menilai dari lima
bentuk organisasi untuk KM, manakah yang paling sesuai untuk perusahaan energi
terbarukan tersebut. Lima bentuk
organisasi tersebut antara lain: (1) fungsi KM sekuensial:
Ada empat tahap sekuensial termasuk memperoleh, berbagi, menciptakan, dan
menyebarkan tahap pengetahuan. (2) fungsi KM pusat: CKO (chief knowledge officer) dalam sebuah tim spesialis memimpin semua
kegiatan KM-terkait untuk kegiatan proyek; (3) Tugas proyek-desentralisasi KM:
mengalokasikan kegiatan KM-terkait dengan tingkat proyek dan menempatkan
manajer proyek, yang disebut "analis proyek," di setiap tugas; (4)
sel KM yang secara fungsional diletakkan: tidak ada unit organisasi formal
untuk proses KM, dan kepala fungsional departemen khusus mengambil tanggung
jawab untuk mengembangkan pengetahuan; (5) matriks fungsi KM: otomatis dan
secara bersamaan mengimpor, menyerap, dan mengekspor pengetahuan dalam semua
prosedur tanpa spesifik satgas KM.
Didapatlah tiga buat hipotesis yang kemudian hipotesis-hipotesis
tersebut dianalisis. Metode pengambilan data yang digunakan adalah dengan
menyebarkan kuesioner kepada 257 perusahaan. Didapatkan sebanyak 38
karakteristik dan kemudian dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang ada.
Setelah melalui proses pengolahan data, didapatkan bentuk organisasi yang
sesuai untuk KM paling utama adalah fungsi KM pusat (tier 1), kemudian diikuti tugas
proyek-desentralisasi KM (tier 2) dan
sel KM yang secara fungsional diletakkan (tier
3).
No comments:
Post a Comment