Saturday, April 2, 2016

Journal Review: Information Systems Challenges for Through-Life Engineering

Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah menulis review dari sebuah jurnal mengenai Information System yang sebelumnya telah saya terjemahkan. Judul dari jurnal tersebut adalah Information Systems Challenges for Through-Life Engineering. Berikut adalah hasil review dari jurnal tersebut.

Teknologi informasi memberikan harapan dalam pengurangan biaya pendukung selama masa hidup untuk artifak complex yang berumur panjang seperti halnya pesawat terbang dan kapal, dan bisa juga penilaian dari kondisi aset, tetapi dalam rangka untuk hal ini dapat dicapai maka beberapa tantangan dari technical dan juga socio-technical harus dapat dihadapi. Trough-life engineering data merupakan sebuah tantangan dikarenakan keberagamannya dalam hal jumlah aspek yang berbeda dari artifak dan rancangannya, pengembangan dan operasi yang diperoleh selama masa hidup. Hal ini juga merupakan tantangan karena dalam upaya untuk mengerti dan mengeksploitasi data tersebut dan konteks dimana ia dihasilkan dan hubungan diantara data, artifak dan tingkatan dari masa hidup perlu untuk diketahui. Dalam jurnal ini dikatakan bahwa masa hidup dari artifak di dalam engineering dalam masanya akan membawa kita menghadapi dua aspek masalah. Yang pertama, perkembangan informasi sepanjang masa hidup artifak perlu dapat diakses pada generasi pengembangan perangkat keras komputer dan begitu juga perangkat lunak. Yang kedua, banyak perubahan, baik itu dari segi artifak maupun segi lingkungannya, muncul selama masa hidup berlangsung, dan diperlukan strategi untuk peningkatan, pelaporan, dan penggabungan dari perubahan-perubahan ini pada tingkatan semantik yang berbeda. Pada bagian ini, kami membahas tiga tantangan dari pemertahanan data dalam jangka waktu yang lama, memastikan bahwa data tersebut sesuai dan dapat dioperasikan, serta mengorganisir data tersebut sehingga dapat ditemukan dieksploitasi.

Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara pendekatan teknis dan pendekatan sosial untuk sistem manajemen pengetahuan merupakan masalah praktis yang utama, yang sangat bergantung pada konteks penerapan. Selain keamanan dan privasi merupakan hal-hal yang menjadi pertimbangan dan penilaian dalam sebuah sistem informasi.  Sistem informasi yang baik adalah sistem yang mampu menjaga dengan baik serta memberikan perlindungan terhadap semua data yang ada di dalamnya. Sistem informasi memberikan janji banyaknya peningkatan dukungan selama masa hidup dari artifak kompleks jangka panjang termasuk produktivitas yang ditingkatkan dan juga penilaian yang lebih akurat serta lebih responsif terhadap kondisi artifak, tetapi dalam  hal untuk membangkitkan kesadaran terhadap keuntungan ini, beberapa tantangan, baik secara teknis maupun socio-technical yang harus dihadapi. Khususnya, sifat kompleksitas dan keterkaitan dari informasi engineering harus dapat kita pahami dan sangatlah penting untuk menyadari bahwa tidak peduli seberapa bagusnya kemampuan dari sistem, ia tidak akan berfungsi secara baik tanpa adanya keamanan, privasi, dan juga keterlibatan pengguna. Serta mengerti bagaimana sistem dapat ditanamkan dalam budaya organisasi dan juga praktik kerja

No comments:

Post a Comment