Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah
menulis review dari sebuah jurnal mengenai Information
System yang sebelumnya telah saya terjemahkan. Judul dari jurnal
tersebut adalah Information Systems Challenges for Through-Life
Engineering. Berikut adalah hasil review dari jurnal
tersebut.
Teknologi
informasi memberikan harapan dalam pengurangan biaya pendukung selama masa
hidup untuk artifak complex yang
berumur panjang seperti halnya pesawat terbang dan kapal, dan bisa juga
penilaian dari kondisi aset, tetapi dalam rangka untuk hal ini dapat dicapai
maka beberapa tantangan dari technical dan
juga socio-technical harus dapat dihadapi.
Trough-life engineering data merupakan
sebuah tantangan dikarenakan keberagamannya dalam hal jumlah aspek yang berbeda
dari artifak dan rancangannya, pengembangan dan operasi yang diperoleh selama
masa hidup. Hal ini juga merupakan tantangan karena dalam upaya untuk mengerti
dan mengeksploitasi data tersebut dan konteks dimana ia dihasilkan dan hubungan
diantara data, artifak dan tingkatan dari masa hidup perlu untuk diketahui. Dalam
jurnal ini dikatakan bahwa masa hidup dari artifak di dalam engineering dalam masanya akan membawa
kita menghadapi dua aspek masalah. Yang pertama, perkembangan informasi
sepanjang masa hidup artifak perlu dapat diakses pada generasi pengembangan
perangkat keras komputer dan begitu juga perangkat lunak. Yang kedua, banyak
perubahan, baik itu dari segi artifak maupun segi lingkungannya, muncul selama
masa hidup berlangsung, dan diperlukan strategi untuk peningkatan, pelaporan,
dan penggabungan dari perubahan-perubahan ini pada tingkatan semantik yang
berbeda. Pada bagian ini, kami membahas tiga tantangan dari pemertahanan data
dalam jangka waktu yang lama, memastikan bahwa data tersebut sesuai dan dapat
dioperasikan, serta mengorganisir data tersebut sehingga dapat ditemukan
dieksploitasi.
Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara
pendekatan teknis dan pendekatan sosial untuk sistem manajemen pengetahuan
merupakan masalah praktis yang utama, yang sangat bergantung pada konteks
penerapan. Selain keamanan dan privasi merupakan hal-hal yang menjadi
pertimbangan dan penilaian dalam sebuah sistem informasi. Sistem informasi yang baik adalah sistem yang
mampu menjaga dengan baik serta memberikan perlindungan terhadap semua data
yang ada di dalamnya. Sistem informasi memberikan janji banyaknya
peningkatan dukungan selama masa hidup dari
artifak kompleks jangka panjang termasuk produktivitas yang ditingkatkan dan
juga penilaian yang lebih akurat serta lebih responsif terhadap kondisi
artifak, tetapi dalam hal untuk
membangkitkan kesadaran terhadap keuntungan ini, beberapa tantangan, baik
secara teknis maupun socio-technical yang
harus dihadapi. Khususnya, sifat kompleksitas dan keterkaitan dari
informasi engineering harus dapat
kita pahami dan sangatlah penting untuk menyadari bahwa tidak peduli seberapa
bagusnya kemampuan dari sistem, ia tidak akan berfungsi secara baik tanpa
adanya keamanan, privasi, dan juga keterlibatan pengguna. Serta mengerti
bagaimana sistem dapat ditanamkan dalam budaya organisasi dan juga praktik
kerja
No comments:
Post a Comment