Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah
menulis review dari sebuah jurnal mengenai ERP
(Enterprise Resource Planning) yang sebelumnya telah saya terjemahkan.
Judul dari jurnal tersebut adalah Enterprise resource planning (ERP) in
Improving Operational Eefficiency: Case Study. Berikut adalah hasil review dari
jurnal tersebut.
Penelitian dalam jurnal ini merupakan suatu penyelidikan
prospek dalam meningkatkan efisiensi operasional dalam sistem manufaktur
melalui Enterprise Resource Planning
(ERP). Hal ini dilakukan pada perusahaan Afrika Selatan yang menjadi linen manufacturing dan membuat seragam
untuk industri perhotelan. Hal ini dicapai dengan meningkatkan komunikasi yang
efektif antar departemen untuk memenuhi tanggal pengiriman.
ERP
didefinisikan sebagai metode untuk perencanaan yang efektif dan mengendalikan
semua sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil, membuat, mengirim dan akun
untuk permintaan pelanggan dalam manufaktur, distribusi atau organisasi
pelayanan. Kemajuan dalam infrastruktur Teknologi Informasi (IT) merupakan
tulang punggung dari implementasi sistem ERP dalam operasi bisnis manufaktur.
Hal ini diasumsikan bahwa perusahaan yang menerapkan solusi ERP mungkin
memiliki beberapa lokasi operasi dan kontrol. Perangkat lunak ERP terdiri dari
banyak modul perangkat lunak yang dipilih berdasarkan pada kedua aspek yaitu
kelayakan ekonomis dan teknis untuk unit manufaktur yang diberikan. Modul dasar
yang biasanya dimasukkan adalah modul perencanaan produksi ERP, modul purchasing ERP, modul pengontrolan inventory, modul sales ERP, modul pemasaran ERP, modul keuangan ERP, modul sumber
daya manusia (SDM) ERP.
Beberapa
hal yang harus dipantau dalam penelitian ini adalah kapasitas, pemanfaatan, efisiensi
dan persentase beban dalam perusahaan linen dan seragam ini. Metode yang
digunakan adalah dengan pembuatan sebuah steering
committe yang nantinya akan merumuskan proyek, mengintegrasikan sumber daya
proyek dan memilih sistem ERP yang sesuai. Dilakukan pengambilan data secara
berkelompok mulai dari Januari 2012 hingga Juni 2014. Dalam kasus perusahaan
linen dan seragam di Afrika Selatan ini mereka menghadapi tantangan yaitu untuk
memenuhi waktu pengiriman dan metode tradisional telah dicoba untuk memecahkan
tantangan operasional ini dengan fokus khusus pada Departemen Manufacturing. Sistem ERP
direkomendasikan untuk mengatasi masalah yang berkelanjutan ini pada organisasi.
Kemudian dilakukanlah pengumpulan data mulai dari efisiensi, utilisasi,
kapasitas, dan beban dari proses produksi linen dan seragam ini. Setelah itu
dilakukan penghitungan dan analisis terkait data yang telah diperoleh. Setelah
melihat hasilnya, dapat disimpulkan bahwa sistem ERP meningkatkan efisiensi
karyawan sehingga data dan informasi sekarang bisa ditangkap dan diperbarui
pada satu titik tanpa duplikasi usaha yang bisa membuang-buang sumber daya. Efisiensi
operasional diperoleh dari peningkatan komunikasi dan kerjasama dari semua
departemen.
No comments:
Post a Comment