Sunday, May 8, 2016

Journal Review: Relational Database of Treatment Planning System Information

Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah menulis review dari sebuah jurnal mengenai Relational Database. Judul dari jurnal tersebut adalah Relational Database of Treatment Planning System Information. Berikut adalah hasil review dari jurnal tersebut.

Yang menjadi tujuan dari penelitian dalam jurnal ini adalah untuk mengembangkan database relasional dan aplikasi terkait untuk memfasilitasi kajian retrospektif dari data hadir dalam rencana pengobatan radiasi. Sumber data adalah sistem perencanaan pengobatan radiasi komersial (Pinnacle3, Philips Medical Systems, Milpitas CA), yang secara khusus dikarakteristikkan dengan format penyimpanan data terbuka dan kemampuan internal scripting. Database ini merupakan database relasional yang bersifat open-source. Data disajikan melalui interface web sebagai tambahan agar menjadi query yang dapat diakses menggunakan alat standar. Sebuah skema database diciptakan untuk mengatur koleksi besar dari  parameter yang digunakan untuk menghasilkan rencana pengobatan/perawatan serta parameter yang menandai rencana ini. Sistem ini diterapkan melalui kombinasi dari bahasa internal scripting dari  sistem perencanaan pengobatan dan kode yang dieksekusi secara eksternal. Database berbasis web memungkinkan pengguna dengan pelatihan yang minimal untuk mengekstrak informasi dari database.

Pada akhirnya, sistem ini telah digunakan selama 3 tahun dan telah membantu untuk mengumpulkan data untuk ulasan retrospeksi dan merupakan bagian integral dari uji klinis pada hibah proyek Program. Sistem ini memiliki akses yang demokratisasi ke data perencanaan pengobatan yang memungkinkan setiap peneliti untuk cepat mengambil data perencanaan yang rinci dan mengimpornya ke banyak platform analisis. Pilihan autopopulation sebagai bagian dari proses pencetakan, akses web, dan kemampuan untuk membangun laporan proyek tertentu telah terbukti sebagai fitur yang sangat bernilai. Ini adalah contoh bagaimana sifat digital intrinsik data TPS dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi penelitian yang sedang berlangsung dalam terapi radiasi.

Saturday, April 2, 2016

Journal Review: Enterprise resource planning (ERP) in Improving Operational Eefficiency: Case Study

Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah menulis review dari sebuah jurnal mengenai ERP (Enterprise Resource Planning) yang sebelumnya telah saya terjemahkan. Judul dari jurnal tersebut adalah Enterprise resource planning (ERP) in Improving Operational Eefficiency: Case Study. Berikut adalah hasil review dari jurnal tersebut.

Penelitian dalam jurnal ini merupakan suatu penyelidikan prospek dalam meningkatkan efisiensi operasional dalam sistem manufaktur melalui Enterprise Resource Planning (ERP). Hal ini dilakukan pada perusahaan Afrika Selatan yang menjadi linen manufacturing dan membuat seragam untuk industri perhotelan. Hal ini dicapai dengan meningkatkan komunikasi yang efektif antar departemen untuk memenuhi tanggal pengiriman.

ERP didefinisikan sebagai metode untuk perencanaan yang efektif dan mengendalikan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil, membuat, mengirim dan akun untuk permintaan pelanggan dalam manufaktur, distribusi atau organisasi pelayanan. Kemajuan dalam infrastruktur Teknologi Informasi (IT) merupakan tulang punggung dari implementasi sistem ERP dalam operasi bisnis manufaktur. Hal ini diasumsikan bahwa perusahaan yang menerapkan solusi ERP mungkin memiliki beberapa lokasi operasi dan kontrol. Perangkat lunak ERP terdiri dari banyak modul perangkat lunak yang dipilih berdasarkan pada kedua aspek yaitu kelayakan ekonomis dan teknis untuk unit manufaktur yang diberikan. Modul dasar yang biasanya dimasukkan adalah modul perencanaan produksi ERP, modul purchasing ERP, modul pengontrolan inventory, modul sales ERP, modul pemasaran ERP, modul keuangan ERP, modul sumber daya manusia (SDM) ERP.

Beberapa hal yang harus dipantau dalam penelitian ini adalah kapasitas, pemanfaatan, efisiensi dan persentase beban dalam perusahaan linen dan seragam ini. Metode yang digunakan adalah dengan pembuatan sebuah steering committe yang nantinya akan merumuskan proyek, mengintegrasikan sumber daya proyek dan memilih sistem ERP yang sesuai. Dilakukan pengambilan data secara berkelompok mulai dari Januari 2012 hingga Juni 2014. Dalam kasus perusahaan linen dan seragam di Afrika Selatan ini mereka menghadapi tantangan yaitu untuk memenuhi waktu pengiriman dan metode tradisional telah dicoba untuk memecahkan tantangan operasional ini dengan fokus khusus pada Departemen Manufacturing. Sistem ERP direkomendasikan untuk mengatasi masalah yang berkelanjutan ini pada organisasi. Kemudian dilakukanlah pengumpulan data mulai dari efisiensi, utilisasi, kapasitas, dan beban dari proses produksi linen dan seragam ini. Setelah itu dilakukan penghitungan dan analisis terkait data yang telah diperoleh. Setelah melihat hasilnya, dapat disimpulkan bahwa sistem ERP meningkatkan efisiensi karyawan sehingga data dan informasi sekarang bisa ditangkap dan diperbarui pada satu titik tanpa duplikasi usaha yang bisa membuang-buang sumber daya. Efisiensi operasional diperoleh dari peningkatan komunikasi dan kerjasama dari semua departemen.

Article Review: Intel Legal Department’s Approach to Knowledge Management: Leadership, Playbooks, Dynamic Social Media Features, Collaborative Efforts with Firms, and More

Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah menulis review dari sebuah artikel mengenai penerapan Knowledge Management pada perusahaan dan perusahaan yang saya bahas di sini adalah perusahaan Intel. Judul dari artikel tersebut adalah Intel Legal Department’s Approach to Knowledge Management: Leadership, Playbooks, Dynamic Social Media Features, Collaborative Efforts with Firms, and More. Berikut adalah hasil review dari artikel tersebut.

Kepemimpinan Departemen Hukum Intel membuat keputusan: Membuka posisi baru yang akan memungkinkan seseorang dalam departemen untuk fokus  dalam memajukan praktek manajemen pengetahuan departemen hukum untuk membantu mewujudkan tujuan yaitu mendorong pengacara ke tingkat berikutnya dengan meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja dari semua pengacara. Visinya adalah untuk membuat sebuah situs online terpercaya yang berisikan semua informasi pengacara bisnis Intel perlukan secara rutin untuk melakukan pekerjaan mereka. Amy Fox, Lead Counsel Intel - Manajemen Pengetahuan Global, menjawab panggilan, dan menerapkan sejumlah praktik yang menarik, diantaranya yaitu Online Legal Wiki and ‘Playbooks’, Socialtext Proof of Concept, serta Innovative KM Practices.

Track use Departemen dari penggunaan Wiki Hukum, dan Lead konseling global KM mencatat bahwa Playbooks berada pada urutan 20 teratas jenis dokumen yang paling sering dilihat. Lead konseling global KM juga perilaku rutin melakukan disiplin focus group untuk memahami penggunaan bahan dari pengacara dan kebutuhan yang sedang berlangsung. Dalam rangka menanggapi kebutuhan tim hukum internasional yang bekerja dari lokasi yang berbeda-sering kali secara virtual- Lead konseling global KM mencari solusi yang bisa membantu mendapatkan jawaban lebih mudah dan menangkap pengetahuan tacit. Daripada harus memanggil lima orang untuk melihat apakah mereka tahu jawabannya atau yang familiar dengan masalah tersebut, pengacara membutuhkan suatu mekanisme yang memungkinkan satu pertanyaan untuk diposting dan kemudian menjawab akan lebih efisien. Departemen hukum yang dipilih Socialtext untuk Bukti Concept. Anggota tim hukum yang berpartisipasi melihat "dashboard" layar yang terdiri dari beberapa kolom, termasuk kotak masuk dari outlook mereka dan kalender, kegiatan/posting-an di platform jaringan sosial dan link ke materi KM yang relevan.

Journal Review: Suitable Organization Forms for Knowledge Management to Attain Sustainable Competitive Advantage in The Renewable Energy Industry

Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah menulis review dari sebuah jurnal mengenai Knowledge Management yang sebelumnya telah saya terjemahkan. Judul dari jurnal tersebut adalah Suitable Organization Forms for Knowledge Management to Attain Sustainable Competitive Advantage in The Renewable Energy Industry. Berikut adalah hasil review dari jurnal tersebut.

Tujuan dari penelitian pada jurnal ini adalah untuk  mengusulkan bentuk organisasi yang sesuai pada situasi yang berbeda guna mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan pada sebuah perusahaan energi terbarukan di China. Perusahaan dalam industri energi terbarukan saat ini menghadapi tantangan untuk mempertahankan daya saing serta produktivitasnya yang disertai dengan usaha untuk meminimalkan dampak negatif pada lingkungan. Kemampuan untuk mengelola pengetahuan adalah kunci utama dalam proses bagi perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Selain itu, kerangka pembelajaran yang interaktif menyediakan platform yang dapat merespon kebutuhan akan penyesuaian dalam ketidakpastian waktu yang tinggi.

Penelitian ini kemudian menilai dari lima bentuk organisasi untuk KM, manakah yang paling sesuai untuk perusahaan energi terbarukan tersebut.  Lima bentuk organisasi tersebut antara lain: (1) fungsi KM sekuensial: Ada empat tahap sekuensial termasuk memperoleh, berbagi, menciptakan, dan menyebarkan tahap pengetahuan. (2) fungsi KM pusat: CKO (chief knowledge officer) dalam sebuah tim spesialis memimpin semua kegiatan KM-terkait untuk kegiatan proyek; (3) Tugas proyek-desentralisasi KM: mengalokasikan kegiatan KM-terkait dengan tingkat proyek dan menempatkan manajer proyek, yang disebut "analis proyek," di setiap tugas; (4) sel KM yang secara fungsional diletakkan: tidak ada unit organisasi formal untuk proses KM, dan kepala fungsional departemen khusus mengambil tanggung jawab untuk mengembangkan pengetahuan; (5) matriks fungsi KM: otomatis dan secara bersamaan mengimpor, menyerap, dan mengekspor pengetahuan dalam semua prosedur tanpa spesifik satgas KM.
Didapatlah tiga buat hipotesis yang kemudian hipotesis-hipotesis tersebut dianalisis. Metode pengambilan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada 257 perusahaan. Didapatkan sebanyak 38 karakteristik dan kemudian dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang ada. Setelah melalui proses pengolahan data, didapatkan bentuk organisasi yang sesuai untuk KM paling utama adalah fungsi KM pusat (tier 1),  kemudian diikuti tugas proyek-desentralisasi KM (tier 2) dan sel KM yang secara fungsional diletakkan (tier 3).

Journal Review: Information Systems Challenges for Through-Life Engineering

Tugas dari mata kuliah Manajemen Sistem Informasi kali ini adalah menulis review dari sebuah jurnal mengenai Information System yang sebelumnya telah saya terjemahkan. Judul dari jurnal tersebut adalah Information Systems Challenges for Through-Life Engineering. Berikut adalah hasil review dari jurnal tersebut.

Teknologi informasi memberikan harapan dalam pengurangan biaya pendukung selama masa hidup untuk artifak complex yang berumur panjang seperti halnya pesawat terbang dan kapal, dan bisa juga penilaian dari kondisi aset, tetapi dalam rangka untuk hal ini dapat dicapai maka beberapa tantangan dari technical dan juga socio-technical harus dapat dihadapi. Trough-life engineering data merupakan sebuah tantangan dikarenakan keberagamannya dalam hal jumlah aspek yang berbeda dari artifak dan rancangannya, pengembangan dan operasi yang diperoleh selama masa hidup. Hal ini juga merupakan tantangan karena dalam upaya untuk mengerti dan mengeksploitasi data tersebut dan konteks dimana ia dihasilkan dan hubungan diantara data, artifak dan tingkatan dari masa hidup perlu untuk diketahui. Dalam jurnal ini dikatakan bahwa masa hidup dari artifak di dalam engineering dalam masanya akan membawa kita menghadapi dua aspek masalah. Yang pertama, perkembangan informasi sepanjang masa hidup artifak perlu dapat diakses pada generasi pengembangan perangkat keras komputer dan begitu juga perangkat lunak. Yang kedua, banyak perubahan, baik itu dari segi artifak maupun segi lingkungannya, muncul selama masa hidup berlangsung, dan diperlukan strategi untuk peningkatan, pelaporan, dan penggabungan dari perubahan-perubahan ini pada tingkatan semantik yang berbeda. Pada bagian ini, kami membahas tiga tantangan dari pemertahanan data dalam jangka waktu yang lama, memastikan bahwa data tersebut sesuai dan dapat dioperasikan, serta mengorganisir data tersebut sehingga dapat ditemukan dieksploitasi.

Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara pendekatan teknis dan pendekatan sosial untuk sistem manajemen pengetahuan merupakan masalah praktis yang utama, yang sangat bergantung pada konteks penerapan. Selain keamanan dan privasi merupakan hal-hal yang menjadi pertimbangan dan penilaian dalam sebuah sistem informasi.  Sistem informasi yang baik adalah sistem yang mampu menjaga dengan baik serta memberikan perlindungan terhadap semua data yang ada di dalamnya. Sistem informasi memberikan janji banyaknya peningkatan dukungan selama masa hidup dari artifak kompleks jangka panjang termasuk produktivitas yang ditingkatkan dan juga penilaian yang lebih akurat serta lebih responsif terhadap kondisi artifak, tetapi dalam  hal untuk membangkitkan kesadaran terhadap keuntungan ini, beberapa tantangan, baik secara teknis maupun socio-technical yang harus dihadapi. Khususnya, sifat kompleksitas dan keterkaitan dari informasi engineering harus dapat kita pahami dan sangatlah penting untuk menyadari bahwa tidak peduli seberapa bagusnya kemampuan dari sistem, ia tidak akan berfungsi secara baik tanpa adanya keamanan, privasi, dan juga keterlibatan pengguna. Serta mengerti bagaimana sistem dapat ditanamkan dalam budaya organisasi dan juga praktik kerja

Sunday, February 14, 2016

Mata Kuliah Manajemen Sistem Informasi

Mata kuliah Manajemen Sistem Informasi merupakan salah satu mata kuliah wajib yang ada di jurusan Teknik Industri UI, meskipun sebelumnya pada saat awal berdirinya TI UI mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan. Namun sekarang, seiring berjalannya waktu dan berkembanganya ilmu pengetahuan terutama pada bidang informasi dan teknologi, mata kuliah Manajemen Sistem Informasi ini menjadi mata kuliah wajib yang memang dirasakan sekali kebutuhan akan pembelajarannya. 

Sistem Infromasi ini sendiri merupakan sebuah sistem terpadu (terintegrasi) antara manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi, dan sumber data untuk memberikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sehingga dengan diperolehnya informasi-informasi yang bermanfaat tersebut nantinya akan membantu dalam hal pengambilan keputusan dan membantu organisasi untuk beroperasi dengan baik. 

Dengan adanya mata kuliah Manajemen Sistem Informasi ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih dalam memahami peranan sistem infromasi dan bagaimana penerapan manajemennya dalam era globalisasi ini. 

Berikut informasi lebih detail mengenai kelas Manajemen Sistem Informasi yang saya ambil:

Mata Kuliah Manajemen Sistem Informasi

Nama Kelas: Sistem Informasi - 02
Kode Mata Kuliah: ENIE600024
Kode Kurikulum: 01.07.04.01-2012
Untuk Term: 6
Jumlah SKS: 3 SKS
Jadwal Kelas: Selasa, 16.00-18.30, K106 - Fakultas Teknik UI
Pengajar: Dr. Ir. M. Dachyar, M.Sc. dan Novandra Rhezza Pratama, S.T., M.T.


My Profile!

Halo!

Nama saya Laura Karina, biasa dipanggil Karin. Saya lahir di Pekanbaru, 23 Januari 1995. Saat ini saya sedang berkuliah di Universitas Indonesia jurusan Teknik Industri. 

Saya merupakan anak yang memiliki sifat ceria dan penuh semangat namun terkadang juga suka menjadi seorang yang introvert. Mungkin untuk orang yang baru mengenal saya akan tertipu dengan sifat pendiam yang saya miliki. Bagi mereka yang telah mengenal saya cukup lama akan menyadari bahwa saya tergolong anak yang absurd dan "nyentrik". Saya memiliki hobi mendengarkan lagu, menonton film, dan travelling. Saya sangat suka melakukan hal-hal baru dan juga menantang. Sejauh ini memang saya hanya pernah sekali melakukan pendakian gunung yaitu gunung Prau, namun untuk kedepannya saya ingin sekali mendaki gunung-gunung lainnya. Selain itu saya juga ingin sekali melakukan bungee jumping dan juga belajar memanah. Saya memiliki cita-cita untuk dapat berkeliling dunia dengan usaha saya sendiri. Sebagai seseorang yang mencintai musik, hal ini membuat saya sering melakukan travelling ke beberapa tempat, baik itu dalam maupun luar negeri untuk mendatangi berbagai pertunjukan musik. Musik merupakan salah satu sarana untuk relaksasi jika saya sedang penat dengan kegiatan atau kesibukan saya sehari-hari. Saya memiliki preferensi musik yang cukup beragam. Yang paling saya sukai adalah pop, indie, rock dan EDM. Band favorit saya adalah Panic! At The Disco, Fall Out Boy, dan Maroon 5. 

Mungkin cukup sekian profil mengenai diri saya, terima kasih telah membaca!